Tampilkan postingan dengan label FRIENDS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FRIENDS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 April 2011

Masih

Ku tengadahkan kepalaku menatap gelap pekatnya langit, tak ada bintang.  kau duduk sambil memeluk gitar usangmu, dia bernyanyi dan mereka tertawa. Pelan-pelan kututup kelopak mataku. Percuma, toh tak ada kerlap cahaya yang bisa aku lihat. Samar-samar terbayang wajah seseorang bukan, dua orang tepatnya. Dan di sana ada aku berada di tengah-tengah mereka sambil tertawa lepas. Ahh, sudah dua tahun sejak saat itu.  Ku tarik nafasku dan berlahan ku hembuskan kembali, kubuka mataku dan tepat saat itu dua buah tangan menyambutku. Yang satu milik seseorang yang tak pernah berhenti tersenyum dan yang satu lagi milik seseorang yang mengajariku apa itu kesempurnaan. Ku perhatikan muka mereka lekat-lekat. Ada guratan senyum di sana. Ku ulurkan tanganku kepada mereka berdua. Lekas kuhapuskan perasaan ini. Ku mantapkan hatiku . Cinta dipenghujung tahun ketiga , cinta yang lugu diantara lorong-lorong kelas. Tak mungkin bisa ku lanjutkan. Terlalu banyak orang yang akan tersakiti, dan bukankah cinta itu mengantarkan kebahagian bukan kesedihan? Itukan definisi kita selama tiga tahun ini, yang kerap kali membuat kita saling adu mulut, yang membuat kita menjadi munafik, terjatuh, sampai akhirnya begini. Tak banyak memang kenangan yang kita buat bersama tapi akuilah persahabatan ini jauh lebih penting daripada cinta, jauh lebih bermakna, jauh lebih membahagiakan. Akuilah persahabatan kita ini telah mengantarkan kebahagiaan. Aku ingin sebentar saja, tak kurang dari 10 detik, biarkan aku memeluk kalian, biarkan rasa yang pernah bersarang terhadap salah satu dari kalian pergi menghilang bersama angin malam atau hancur di bawa derasnya hujan. Biarlah, tak apa. Biarkan saja seperti itu, walaupun hanya aku yang tersakiti yang penting kau tidak.Yang penting yang lain tidak, yang penting kita tidak berubah. Itu saja cukup. Dan sekali lagi kembali kumenatap kepada langit dan benar saja satu bintang telah muncul. Aku tersenyum, ternyata Tuhan tidak ingkar. Kita masih sama seperti dua tahun yang lalu dan akan terus seperti ini, iya kan sahabat...

Minggu, 28 November 2010

UNFORGETABLE MOMENT

Apa kabar Dunia ???
long time no see :D

Today was an UNFORGETABLE moment!
Big smooch for my besties !!!
Big thanks udah traktir aku, udah ngajak JJ meskipun cuma ke 3 tempat
Udah buat aku ngerti apa arti teman di dunia ini :)
Thanks for your motivation, your wishes, imagination, etc for me !
hahaha :D
it was soooooo awesome guys :D

boleh kok diulang lagi :)

Kamis, 02 September 2010

AUTIS WEBCAM

haii readers :)
good night ..
because I can not sleep tonight (cause extra naps), there is nothing wrong  exhibited my masterpice (its about my narsisme wt my beloved bestiest) at english lesson. 
yes, they are my best friends (erlyn kumala, ozzy, putri lastiana, angga primantari )
get ready to rock !!!

ki-ka (erlyn, putri, ozzi, linda)


ki-ka (erlyn, putri, angga,ozzi, linda)  
ki-ka (erlyn, putri,ozzi, linda)
thx to photoscape :)
the last grade at shs
who is the ugly face ?
WE'RE FRIENDS :)

Sabtu, 28 Agustus 2010

Come On, We're Talking About FRIENDS (Part 2)

Seorang sahabat dalam kehidupan kita akan lebih berarti dibandingkan  seribu orang kekasih yang menemani..begitu berharganya seorang sahabat, bahkan seorang kahlil gibran pun menggambarkanya dalam salah satu bait puisinya
“…Sahabat adalah pemenuhan kebutuhan jiwa. Dialah ladang hati, yang ditaburi dengan kasih dan dituai dengan penuh rasa terima kasih… Sahabat adalah naungan sejuk keteduhan hati dan Api unggun kehangatan jiwa, karena akan dihampiri kala hati gersang kelaparan dan dicari saat jiwa mendamba kedamaian ..”

ICE CREAM STORY


It was an unseasonably hot day. Everybody it seemed, was looking for some kind of relief, so an ice cream store was a natural place to stop. A little girl, clutching her money tightly, entered the store. Before she could say a word, the store clerk sharply told her to get outside and read the sign on the door, and stay out until she put on some shoes. She left slowly, and a big man followed her out of the store. He watched as she stood in front of the store and read the sign: "No Bare Feet." Tears started rolling down her cheeks as she turned and started to walked away.
Just then the big man called to her. Sitting down on the curb, he took off his size-12 shoes, and set them in front of the girl saying, "Here, you won't be able to walk in these, but if you sort of slide along, you can get your ice cream cone."
Then he lifted the little girl up and set her feet into the shoes. "Take your time," he said, "I get tired of moving them around, and it'll feel good to just sit here and eat my ice cream." The shining eyes of the little girl could not be missed as she shuffled up to the counter and ordered her ice cream cone.

someone said :


A friend is someone we turn to
when our spirits need a lift.
A friend is someone we treasure
for our friendship is a gift.
A friend is someone who fills our lives
with beauty, joy, and grace.
And makes the whole world we live in
a better and happier place.
- Jean Kyler McManus – 


Standing by,
All the way.
Here to help you through your day.
Holding you up,
When you are weak,
Helping you find what it is you seek.
Catching your tears,
When you cry.
Pulling you through when the tide is high.
Just being there,
Through thick and thin,
All just to say, you are my friend.

- Brittani Kokko -

Come On, We're Talking About FRIENDS (Part 1)

          True friends never leave each other, even if one of them is walking on the wrong path of life. A true friend will try to correct the other in a way that it does not hurt the ego of the other friend. Friends don't mind when mistakes are pointed out; rather they try to accept it and change themselves for the better. True friends are those, who inspire others to become a better person in life. Its right ? how about in your life ? check this out, how is Friendship worth ??

Rabu, 25 Agustus 2010

TO MY FRIEND :


“I think this is the beginning of a beautiful friendship”
Kau ingat, dulu kau seperti cahaya yang hampir redup. Aku yang menemukanmu.
Kau hampir padam, ku berusaha membangkitkanmu.
Kau sendirian, ku menemanimu. Kau jadikanku tempat berceritamu yang paling setia.
Kau selalu tertawa dan tersenyum bila bersamaku. Kau bisa kuandalkan untuk berbagi ceritaku juga..
Dulu kau selalu ku semangati, agar kau tak kembali padam.
Itu dulu, ketika kau masih ku anggap teman
            Ingat waktu kita tidak terpisahkan? Kau sangat bahagia dan aku juga
            Ingat waktu kau bertambah terang? Aku bahagia
            Ingat waktu kau mendapat semua yang kau inginkan? Aku tersenyum
            Ingat waktu kau mulai mengenal cinta ? Aku tertawa
            Dan Ingat waktu kau mulai melupakanku ? Aku bertahan, karena ku yakin kau masih seperti dulu.
Sekarang kau sudah tidak memerlukanku
Sekarang kau yang mengabaikanku
Setelah kau ambil semua duniaku
Setelah kau menggantikanku dengannya
Perlahan kau buang aku
            Maaf jika akhirnya seperti ini, jika aku harus berbuat ini
            Aku sama sekali tidak menyesal pernah menjadi bagian jiwamu
            Yang aku sesalkan hanya perbuatanmu ini
            Kau hanyalah cahaya
            Yang sudah terang dan susah untuk terpadamkam
            Kau yakin?
Lalu bagaimana..
Bagaimana jika semua yang kau dapatkan sekarang akan kembali..
Kembali lagi padaku
Jangan salahkah aku, jika suatu saat duniamu akan jadi duniaku
Karena aku angin
Yang datang tanpa tanda dan pergi tanpa jejak
Suatu saat, akan ku hembuskan kau
Dan sinarmu akan padam
Padam tanpa bisa kau hidupkan lagi
Dan jangan pernah meminta kepadaku
Untuk mengulang kesalahan yang sama
Karena aku, tidak sebaik yang kau fikirkan
            Aku hanyalah angin
Bebas dan tak akan pernah teraih

Senin, 05 Juli 2010

Part : Hello Mrs. Branded ??!!


Punya gag temen yang dari segi penampilan di SEKOLAH biasa aja, tapi di luar sekolah jadi Mrs. Branded??
Aku punya dan itu sangat amat tidak menyenangkan! Really Sucks buat aku yang  ANTI borju !!
*tulisan ini di buat bukan karena gue iri yaa, Cuma mau bagi-bagi kisah hidup gue yang nemuin 100000001 macam jenis orang di bumi ini ...
Gue punya banyak temen yang gag pernah selesai kalo ngomongin tentang film, buku, musik, fashion, lovelife, accessoris, vacation, boy, girl, pelajaran, keluarga delelel. Wajar lah namanya jugak cewe! Biasanya gue sih nyante-nyante aj klo denger semuanya itu, coment dikit, sama bilang setuju kalo topiknya ngena banget di gue. Hehehehe :D
Tapi ada 1 orang yang gue maleeesss banget denger ceritanya. Pengen cepet-cepet ngebirit dah kalo ni orang udah ngomong, eh PAMER tentang semuanyaa. Well, gpp sih, toh itu jugak termasuk HAM kan ? (Pasal 28 hak untuk mengeluarkan pendapat bro). Masalahnya semua yang dia omongin itu gak cocok sama gue dan temen” gue yang biasa-biasa aja ya... Hallo??  Lo tu  kayak tuan puteri bangsawan yang lagi pamer kekayaan sama dayang-dayangnya lhoo.. (ngaku deh klo gue nii kyk dayangnya). Gimana gag? Coba aja pikir :
1.      omongannya tentang buku : hampir semua topik tentang buku” terjemahan yang tebel-tebel dan harganya selangittt dan dengan gampangnya dia bilang : gag mahal kok, murah ni namanya di bandingin di luar negeri.
2.      Omongan tentang Film : Hampiiirr semua film dia tau (hebat yya) tapi dari cara ngomongnya dia tu seakan-akan semua produser film ngasih  free launching ticket sama dia. “aku gag suka beli vcd bajakan, aku biasanya beli di S*. Biasanya kalo beli bisa 3 ato 5 gitu”. Buseeeett... mau jualan neng?
3.      Omongan tentang FASHION : dia niih selalu nyari barang yang bermerek, GAG PERNAH NGGAK!! Selalu mamerin merek tiiiiittt padahal menurut gue baju yang dia bilang bagus tuh gag banget lho...
4.      Omongannya tentang Makanan : “aku gag suka yaa makan dipinggir-pinggir jalan”. Yayayayaya.. Makan aja sekalian di tengah jalan bukk!!
5.      Omongannya tentang orang lain : si ini kayak gini, si itu kayak gitu. Lo gini, lo gitu.. semuanya DICELA men! Gag nyadar apa, kayak dirinya paling sempurna aja.
Masihhh banyak lagi topik pembicaraan yang kalo gue tulis bisa buat kalian pengen muntah bacanya.. hihihihihihihi J
Dia anak yang baik kok, gue akuin itu dalam hal pinjam-meminjam DUIT. Tapi gue gag suka ama sikapnya yang suka ngerendahin orang. Dia nganggep semua orang yang punya gaya beda sama dia pasti selalu dicap JELEK.. dia selalu ngebandingin gayanya dia dengan orang lain, dan ujung-ujungnya pasti always selalu ngebanggain dirinya sendiri. Pernah nih pas gue pergi bareng dia, dia ngajain gue ke salah satu resto.. gue gag tau nih resto enak apa gag (secara gue gag pernah ke siniii) dia sihh bilangnya enak. Psstt dia juga belum pernah ke sini sebelumnya. Dia Cuma liat banyak anak-anak Borju yang sering nongkrong ke resto ini. Kok pas itu gue nurut yya am dia?? Anehh...
Nah, pas makanan dateng.. taraaaaa...
Gue masukin mulut, gue kunyak, gue rasain, gue telen.. hueek.. gag enak bangeett.. Gue bisa liat expresi temen gue yang lain. Tapi si miss branded nii bilang kayak gini : “enak yaa.. sering” ke sini dah aku” heii padahal tampangnya dia keliatan banget pengen muntahin tuu makanan. Truss akhirnya gue terpaksa nangis” darah ngbisin tu makanan. Mana dia banyak banget lagi mesennya.
Daan Bill pun dtang *
Jrengjengjengg... pas mau bayar : 298.000 ! Mama! Seketika nii badan lemes banget rasanya. Eh si miss branded  dengan gampangnya ngeluarin duit 50 rbuan dan langsung ngasih gue “ nii uang aku, adanya Cuma segini” you know?? itu artinya gue yang nombokin donk!! Temen” yang laen pada nyumbang 20 rbuan (kami ber 6). 20x6 120, tambah 50 berarti 170. Terus 298 – 170 = 120. Trus gimana?? Yang laen pada geleng” gag ada duit, si miss branded pura-pura gag denger n ngebirit ke toilet. Alhasil?? Karena kita gag mau di gebukin satpam, guelah yang bayar sisanya. Gue yg nombokin.. sial emang gue. Untung ada, klo gag?? HUH!!
Sii miss branded dateng dari toilet n langsung ngajakin cabut. Sampe di luar dia ngajakin ke distro sebelah. WTF?? Kok kesannya kayak yg bayar makan tadi tuh dia ya??! Di distro dia beli kaus kutang yang harganya 40 rbuan gitu. Gag nanggung” beli 3 lagi!! Berarti dia punya duit lebih donk?? Kampreeett... pas giliran gue mau milih” baju, dimonopoli sama dia. “jelek banget selera kamu, kayak gadis desa” masaa gue di bilang kayak gitu.. padahal semua temen gue suka sama baju pilihan gue. Eh, si miss brand ni malah ngambilin gue baju bermerk terkenal (katanya) yang super duper kampungan dan JELEK. Usut punya usut, ternyata dia gag nyukain pilihan gue gara-gara gag bermerek!! Gubraaakkk..
Pas beli cemilan juga kayak gitu. HUH!! Pas beli yoghurt (nii yoghurt terkenaall katanya) gue kan mesennya yang kecil soale mahall bgd... gue ada uang sih, tapi mikir”. Eman duitnya di beliin makanan selingan kayak gini. Nah dia nyindir gue “anak pejabat kok belinya yang kecil sih??”. Gue jawab “ terserah gue dong, selera orang beda-beda neng!!!!”. gue bener” gag bisa nerima perkataannya dia ke gue waktu tu!! Haloo?? Gag usah bawa” jabatan orang tua yaa??! Emang bokap gue pejabat, tapi gue biasa aja yaa... soalnya gue udah di ajarin ngehargain uang dari kecil ama mereka. Masih banyak neng orang yang lebih butuh duit di luar sana! Ngapain kita boros?? Kalo kita bisa hemat?? Mending duitnya di sumbangin aja!!
Pas makan, tuh yoghurt rasanya gaaaaagg eank bnget.. terlalu ASEM!! Pulang-pulang bisa diare gue maak.. Dia mesennya yg porsi gede bgd lagi. (alhamdullilah gue cumak msen yg kecil). Keliatan bgd tuh mukanya nahan rasa asemnya yoghurt. Bisa gue tebak, nyampe di rumah dia pasti langsung ke toilet deh, trus minum Diapet.. hahahahaa :D Puass gue (tapi masih SEBEELl)).
Bermerk ato gag bermerk sama aja kan?? Toh sama-sama baju. Orang laen gag mungkin kan ngeledah baju yang kita pake Cuma buat meriksa apa merknya. Yang penting kita nyaman makenya, what’ wrong. Tapi liat’ sikon juga sihh, gag mungkin juga kan kita beli barang yang harganya diluar batas kita, kecuali kita itu udah berpenghasilan selangit , selebriti, dan jadi jutawan tiba”. Orang uang aja kita masih di kasih ORTU kok udah di hambur-hamburin?? Gag menghargai kerja keras mama-papa nih namanya. Klo kayak gini  bukan tidak mungkin kita bakalan jadi anak manja yang gag pernah ngehargain uang. Takabur tuuh namanya.
Kalo udah kayak gini siapa yang mau disalahin coba?? Yaaa.. orangtua si anak yg ngebebasin make uang seenak udelnya aj!! Makanya buat para orangtua, boleh aja ngasih anak uang, tapi dalam jumlah yang wajar dan jgn kelewat batas. Gag mau kan klo si anak tumbuh jadi anak yang gag pernah ngehargain uang, dan gag pernah melihat orang-orang yang ada di bawahnya. Klo kayak gini terus.. mau di bawa kemana arah nasib bangsa kita?????

To My Friend :

Kau ingat, dulu kau seperti cahaya yang hampir redup. Aku yang menemukanmu.
Kau hampir padam, ku berusaha membangkitkanmu.
Kau sendirian, ku menemanimu. Kau jadikanku tempat berceritamu yang paling setia.
Kau selalu tertawa dan tersenyum bila bersamaku. Kau bisa kuandalkan untuk berbagi ceritaku juga..
Dulu kau selalu ku semangati, agar kau tak kembali padam.
Itu dulu, ketika kau masih ku anggap teman
Ingat waktu kita tidak terpisahkan? Kau sangat bahagia dan aku juga
Ingat waktu kau bertambah terang? Aku bahagia
Ingat waktu kau mendapat semua yang kau inginkan? Aku tersenyum
Ingat waktu kau mulai mengenal cinta ? Aku tertawa
Dan Ingat waktu kau mulai melupakanku ? Aku bertahan, karena ku yakin kau masih seperti dulu.
Sekarang kau sudah tidak memerlukanku
Sekarang kau yang mengabaikanku
Setelah kau ambil semua duniaku
Setelah kau menggantikanku dengannya
Perlahan kau buang aku
Maaf jika akhirnya seperti ini, jika aku harus berbuat ini
Aku sama sekali tidak menyesal pernah menjadi bagian jiwamu
Yang aku sesalkan hanya perbuatanmu ini
Kau hanyalah cahaya
Yang sudah terang dan susah untuk terpadamkam
Kau yakin?
Lalu bagaimana..
Bagaimana jika semua yang kau dapatkan sekarang akan kembali..
Kembali lagi padaku
Jangan salahkah aku, jika suatu saat duniamu akan jadi duniaku
Karena aku angin
Yang datang tanpa tanda dan pergi tanpa jejak
Suatu saat, akan ku hembuskan kau
Dan sinarmu akan padam
Padam tanpa bisa kau hidupkan lagi
Dan jangan pernah meminta kepadaku
Untuk mengulang kesalahan yang sama
Karena aku, tidak sebaik yang kau fikirkan
Aku hanyalah angin
kesepian dan tak akan pernah teraih